Penjelasan tentang model atribusi

riwayat aktivitas pengguna

Apa itu Atribusi Mobile?

Atribusi mobile: menentukan apakah install mobile app atau event setelah install adalah hasil interaksi media source tertentu. Atribusi mobile penting untuk mengoptimalkan akuisisi pengguna, upaya re-engagement, dan hasil.

Apa itu Instalasi Aplikasi Mobile?

 Model Atribusi  adalah seperangkat aturan yang digunakan untuk menentukan cara kredit suatu event ditetapkan ke titik sentuh pada jalur konversi. Semua pelaku di ekosistem mobile marketing, Google Play, App Store, ad network seperti Facebook dan Twitter serta perusahaan pengukuran mobile, memiliki model atribusi mobile mereka masing-masing. Masing-masing pelaku menghitung install dan event secara berbeda.

Penting untuk memahami model atribusi pelaku yang bekerja sama dengan Anda. Yang terpenting adalah memahami model atribusi AppsFlyer.  

Di AppsFlyer, Install dicatat setelah user mendownload dan meluncurkan mobile app. Ini berarti bahwa stempel waktu install aplikasi adalah saat peluncuran pertama aplikasi. Ini dibandingkan dengan ad network yang menggunakan waktu interaksi dan App Store yang menggunakan waktu download.

Metode atribusi AppsFlyer

Metode Atribusi AppsFlyer

AppsFlyer menggunakan metode atribusi yang berbeda, tergantung pada platform perangkat dan ketersediaan.

install Referrer (khusus Android)

AppsFlyer menggunakan parameter referrer Google Play yang memberikan URL asli, dan diklik sebelum mengarahkan ke Google Play. Ini adalah metode utama untuk atribusi Android dan hanya tersedia jika aplikasi Android didownload dari Google Play store, bukan dari luar store.

Pencocokan ID Device

Ad network yang memiliki akses ke perangkat pengguna mengirimkan ID perangkat ke AppsFlyer saat URL diklik, atau ketika memberi tahu AppsFlyer bahwa impresi telah dilakukan. Ini memungkinkan AppsFlyer untuk mencocokkan ID perangkat klik dengan ID perangkat yang diperoleh oleh SDK AppsFlyer.

Pencocokan ID Device adalah metode atribusi utama pada iOS.

ID yang tersedia adalah:

  • Perangkat iOS: IDFA
  • Google Play: GAID 
  • Di luar toko pasar Android: OAID, Android ID, IMEI, Fire ID 

ID perangkat dapat dilakukan hash menggunakan SHA1 atau MD5 pada tautan atribusi.

Pencocokan ID Perangkat untuk jaringan pelaporan Mandiri 

Setelah peluncuran aplikasi pertama, AppsFlyer memeriksa apakah aplikasi dikonfigurasikan untuk menerima lalu lintas dari jaringan Pelaporan mandiri (SRNs. ) SRNs termasuk Facebook, Snapchat, dan Google Ads. 

AppsFlyer menanyakan SRNs yang dikonfigurasikan, dengan menggunakan ID perangkat unik instalasi yang baru. Permintaan ini dilakukan menggunakan Partner Pengukuran Seluler (MMP) API, di mana SRNs mengaktifkan AppsFlyer agar dapat digunakan. Berdasarkan responsnya, AppsFlyer menghubungkan pengguna baru ke SRN.

Fingerprinting

Fingerprint dibuat dengan mengumpulkan parameter berbeda tentang perangkat. Informasi penggunaan fingerprint pertama dikumpulkan saat klik pertama. Lalu ketika aplikasi diluncurkan, informasi fingerprint dikumpulkan untuk kedua kalinya dan dilakukan pencocokan. Informasi fingerprinting meliputi parameter yang terkait perangkat seperti alamat IP dan versi OS.

Fingerprinting adalah metode pencocokan statistik dan tidak didasarkan pada ID unik. Namun, metode ini selalu kalah terhadap klik dengan metode referrer atau pencocokan ID, jika keduanya terjadi didalam lookback window.

Untuk alasan yang sama, periode waktu atribusi untuk fingerprinting jauh lebih singkat daripada metode lain.  AppsFlyer menentukan periode waktu atribusi fingerprinting secara dinamis, berdasarkan tipe jaringan user dan keunikan alamat IP.

IP_uniqueness.png

Atribusi TV

AppsFlyer mendukung atribusi install organik ke kampanye TV dan radio di bawah media source TV . Install organik diatribusikan TV jika semua hal berikut terjadi:

  • Download, install, dan peluncuran pertama secara bersama berlangsung segera setelah iklan ditayangkan.
  • Secara fisik user berada di negara di mana iklan ditayangkan. Opsi pembatasan kota tertentu diberikan.

Metode atribusi TV:

  • Pemuatan File
  • Partner Terintegrasi TV
  • Shazam

Lihat Mengintegrasikan dengan Partner Pengukuran Atribusi TV

Pra-install

AppsFlyer mendukung atribusi install app saat app diinstal pada perangkat sebelum user membeli perangkat.

Karena tidak ada interaksi user, click-through, atau view-through sebelumnya, install diatribusikan pada peluncuran pertama menggunakan API SDK AppsFlyer. Lihat Mengonfigurasi dan Menguji Kampanye Pra-install untuk Android

Jenis Atribusi Interaksi User

AppsFlyer merekam dan menggunakan dua jenis atribusi interaksi user yang berbeda: click-through dan view-through.

Atribusi Click-Through

Sebagian besar instalasi seluler yang dihubungkan berasal dari klik pengguna pada iklan, seperti spanduk, video, dan interstitial.

Setelah klik iklan, AppsFlyer membuka jendela lookback klik yang secara default berlangsung selama 7 hari. Instalasi yang sedang terjadi dalam durasi jendela lookback adalah non-organik dan dihubungkan pada sumber media. Instalasi yang terjadi di luar jendela lookback dianggap sebagai instalasi organik.

click-through-lookback.png

AppsFlyer menyarankan penggunaan klik lookback window tujuh hari yang merupakan standar di industri ini. Anda dapat mengatur lookback window dalam rentang 1-30 hari berdasarkan perjanjian Anda dengan media source. Misalnya lookback window Facebook adalah 28 hari, Twitter 14 hari, dan Google Ads 30 hari. 

Jenis Atribusi

 

Metode Atribusi

 

Klik Lookback Window

Jangkauan

Disarankan
(default)

Click-Through

(Semua Partner Terintegrasi)

 

Referrer, Pencocokan ID

1 – 30 Hari

7 Hari

Fingerprinting

Tetap

1 Hari

Klik lookback window atribusi fingerprinting maksimal 24 jam pada iOS, dan jauh lebih singkat pada Android, untuk menjaga level akurasi tetap tinggi.

Untuk informasi lebih lanjut tentang lookback window AppsFlyer, klik di sini.

Atribusi View-Through

Install baru oleh user yang melihat iklan mobile, namun belum mengkliknya, dapat diatribusikan pada ad network yang melayani iklan.

Jendela lookback untuk atribusi lihat-tayang lebih singkat dari atribusi klik-tayang. Jendela ini dapat dikonfigurasikan.

Untuk mengaktifkan atribusi lihat-tayang, atur jendela lookback di jendela konfigurasi AppsFlyer.

view-through-lookback.png

Hal ini sangat membantu untuk ad network video yang biasanya memiliki CTRs rendah pada iklan-iklan video mereka, juga untuk ad network biasa yang melayani iklan-iklan reguler.

Jenis Atribusi

Metode Atribusi

Jangkauan

Disarankan
(default)

View-Through

(Partner Terintegrasi yang Dipilih)

Pencocokan ID

1 Jam - 2 Hari

1 Hari

Pada kasus di mana terjadi sebuah klik dan tayangan iklan, klik selalu mendahului, karena klik merupakan interaksi aktif.

Untuk informasi lebih lanjut tentang atribusi lihat-tayang, klik di sini.

Topik Atribusi Tingkat Lanjut

Assisted Installs

AppsFlyer sepenuhnya hanya menghubungkan satu media sumber setiap instalasi, biasanya menggunakan klik iklan terakhir atau tayangan iklan terakhir (jika tidak ada klik).

Instalasi Bantuan (atau atribusi multisentuh) adalah instalasi di mana sumber media/kampanye tidak memiliki titik sentuh, tetapi menyentuh pengguna sebelum instalasi dan hal ini berlangsung dalam jendela lookback atribusi.

Jaringan yang membantu ditampilkan sebagai kontributor untuk instalasi di AppsFlyer.

Untuk informasi lebih lanjut, klik di sini.

Install Ulang

AppsFlyer mencatat instalasi aplikasi baru pada device ketika:

  • Aplikasi belum pernah diinstall sebelumnya ATAU
  • Aplikasi sudah pernah diinstall, di-uninstall, lalu di-install kembali setelah periode waktu re-attribution dari tanggal install awal telah berlalu.

Instal ulang dalam periode waktu re-attribution tidak diatribusikan ke media source, termasuk yang bersifat organic. Namun, in-app event apa pun yang dilakukan dengan cara menginstal ulang device diatribusikan ke organic.

Untuk pengujian device dan instalasi lebih dari satu, Anda harus memasukkan device ke whitelist (daftar putih) pada database AppsFlyer, jika tidak maka hanya install pertama yang akan dicatat. Untuk informasi lebih lanjut tentang penambahan whitelist suatu device yang akan diuji, klik di sini.

Atribusi Retargeting

User yang menginstal ulang aplikasi dalam periode waktu re-attribution (secara default berlangsung selama 90 hari) dianggap sebagai re-attribution dan muncul sedemikian rupa pada Dashboard Retargeting AppsFlyer, jika diperoleh dari kampanye penargetan ulang

Untuk informasi lebih lanjut, klik di sini.

Pembaruan App

Saat pengguna yang ada memperbarui aplikasi mereka, AppsFlyer tidak mempertimbangkan mereka sebagai pengguna baru, atau tidak menampilkan instal ulang dengan cara apa pun di dashboard. Anda dapat melihat distribusi versi baru aplikasi Anda dan lebih banyak informasi lain pada halaman informasi SDK.

Pengecualian untuk aturan ini adalah ketika aplikasi, yang memiliki basis user aktif, mengintegrasikan SDK AppsFlyer untuk pertama kalinya. Ketika user yang sudah ada memperbarui aplikasi mereka ke versi baru yang berisi SDK AppsFlyer, maka AppsFlyer akan menampilkan mereka sebagai user organik baru.

Apakah artikel ini membantu?

Artikel dalam bagian ini